Rabu, 21 Maret 2012

Konsep Mental dan Sejarah Kesehatan Mental


Sejarah Kesehatan Mental
Kesehatan mental atau mental hygiene itu bermula dari kata Mental dan Hygiene. Kata  Mental sendiri berasal dari bahasa latin yaitu Mensa tau Mentis yang artinya jiwa, sukma, roh dan semangat. Adapun Hygiene diambil dari nama dewi kesehatan Yunani yaitu Hygeia.
Sejarah ilmu kesehatan mental bermula saat Clifford Beers, seorang mantan pasien mental di Amerika  menulis buku yang berjudul “A Mind That Found It Self”.  Di dalam buku ini ia menceritakan bagaimana pengalaman pahitnya dalam menjalani hari-harinya sebagai pasien yang pernah di rawat di beberapa rumah sakit jiwa. Adolf Meyer yang saat itu sebagai Bapak Psikiater Amerika, tergerak hatinya setelah membaca buku ini dan mengajak Beers bersama-sama mendirikan perhimpunan kesehatan mental yang bernama Mental Hygiene Society di kota kelahirannya Beers yaitu Connecticut.
Adapun salah satu usaha yang dilakukan oleh perhimpunan ini adalah memperjuangkan perbaikan perlakuan terhadap pasien-pasien mental di rumah sakit jiwa yang memang pada saat itu di perlakukan secara buruk dan sangat tidak manusiawi. Alhasil gerakan ini pun mendapat simpati dari masyarakat sehingga mulai bermunculan perhimpunan-perhimpunan di kota-kota lain.
Kemudian perhimpunan-perhimpunan ini bersama-sama membentuk The National Association for Mental Health. Kemudian muncul perhimpunan-perhimpunan kesehatan mental di Finlandia (1917), Canada (1918) dan Perancis (1920).
Kongres kesehatan jiwa internasional yang pertama kali dilaksanakan di Wahington DC pada tahun 1930 dan yang kedua di laksanakan di Paris pada tahun 1937. Pada kongres ketiga tahun 1948, di bentuk The World Federation for Mental Health. Pada kongres ini, istilah  mental hygiene di ubah menjadi Mental Health.

Dimensi Kesehatan
Pada tahun 1984 WHO telah menambahkan dimensi agama sebagai salah satu aspek kesehatan sehingga kesehatan manusia seutuhnya, meliputi:
1.      Sehat secara jasmani (organobiologis);
2.      Sehat secara kejiwaan (psikiatrik/psikologis);
3.      Sehat secara sosial (sosial-budaya) dan
4.      Sehat secara spiritual (kerohanian/agama).

 Definisi Kesehatan Jiwa
Definisi kesehatan jiwa sulit untuk di rumuskan secara tajam dan obyektif. Ini dikarenakan banyak ahli yang membuat definisi tentang kesehatan jiwa namun perumusan itu berlainan satu sama lain. Mengapa? Hal ini di sebabkan kesehatan jiwa mengandung unsur pendapat tentang nilai-nilai (value – judgement). Selain pandangan tentang kesehatan jiwa juga dipengaruhi oleh pandangan hidup seseorang dan nilai-nilai dari lingkungan social budaya, paradigm inilah yang dipakai. Selain itu sebagai ilmu baru kesehatan mental banyak di pengaruhi oleh ilmu-ilmu yang mendahuluinya, antara lain : ilmu kedokteran jiwa, psikologi klinis, sosiologi, antropologi, dan agama. Maka dari itu sulit mengemukakan definisi yang dapat di terima secara umum di seluruh dunia.
Undang-Undang Kesehatan No. 23 tahun 1992 menyatakan bahwa sehat adalah keadaan sejahtera dari fisik, mental dan social serta produktif secara ekonomis. Jadi dengan demikian kesehatan jiwa (mental) merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan secara keseluruhan. Hal ini sesuai dengan definisi dari World Health Organization menyatakan kesehatan jiwa sebagai salah satu aspek dari kesehatan umum. WHO menyatakan “Health is a state of physical, mental, and social wellbeing and not merely the absence of disease or infirmity”.
Namun ditinjau dari segi istilahnya, kesehatan mental diartikan dalam beberapa macam yaitu:
A.    Kesehatan jiwa sebagai suatu kondisi
Pada tahun 1948 di kota London, Federasi Kesehatan jiwa Sedunia (WFMH) merumuskan paham jiwa sebagai berikut :
1.      Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan optimal bagi individu secara fisik, intelektual, dan emosional sepanjang tidak bertentangan dengan kepentingan orang lain.
2.      Suatu masyarakat yang baik adalah suatu masyarakat yang menjamin perkembangan optimal tadi, sambil menanggung pula perkembangannya sendiri dan yang ada toleransi terhadap masyarakat lain.
Dua pengertian diatas berkaitan satu sama lain yaitu individu hidup dan berkembang dalam masyarakat ialah tidak mungkin tercapainya kesehatan jiwa bila masyarakatnya tidak baik, demikian pula tidak mungkin masyarakat berkembang baik bila individunya tidak sehat jiwanya.
B.     Kesehatan jiwa sebagai suatu ilmu
Pengetahuan dan perilaku yang bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan segala potensi, bakat dan pembawaan yang ada semaksimal mungkin, sehingga membawa kebahagiaan diri sendiri dan orang lain, serta agar terhindar dari gangguan-gangguan dan penyakit jiwa (Zakiah Drajat) 

Berikut kriteria kesehatan jiwa menurut :

1.      Karl Meninger
“sehat mental adalah penyesuaian manusia terhadap dunianya dan terhadap sesame manusia lainnya dengan efektifitas dan kebahagian yang maksimum. Bukan ssekedar efisiensi atau kesenangan atau dengan baik mengikuti aturan permainan.”

2.      Boehm
“Sehat mental adalah suatu kondisi dan taraf fungsi yang di terima lingkungan sosialnya dan dapat memuaskan diri sendiri.

3.      Erich Fromm
“Derajat kesehatan mental tergantung dari cara pemenuhan kebutuhan psikis. Bila tidak terpenuhi sama sekali orang akan sakit, bila terpenuhi tetapi dengan cara yang kurang menyenangkan dapat menyebabkan neurotik.”

Daftar Pustaka
Semiun, Yustinus. 2006. Kesehatan Mental 1. Yogyakarta: Kanisius.
Schultz, D. Psikologi Pertumbuhan Model-Model Kepribadian Sehat. Penerbit Kanisius, 1991.

Senin, 02 Januari 2012

Review Jurnal Psikologi

Yupz, sekarang saya akan mengulas jurnal yang berjudul “Penyiksaan dan Pengabaian Terhadap Anak”. Alasan saya review jurnal ini karena sebagian orang tua mulai memakai kekerasan untuk mengajari sang anak, memang tidak semua orang tua memakai kekerasan dalam mengajari anak. namun tetap saja ada orang tua yang mengajari anak dengan menggunakan cara kekerasan. Semoga para orang tua yang melihat ini mengubah cara mendidik anak-anaknya sehingga tidak ada lagi kekerasan pada anak-anak.

Menurut James Vander Zanden dalam bukunya Human Development (1989) menyebutkan definisi abuse (kekerasan / penyiksaan) sebagai serangan fisik (bisa menyebabkan luka) dan dilakukan dengan sengaja oleh orang yang seharusnya jadi care taker. David A Wolfe dalam bukunya Child Abuse, mengatakan bahwa maltreatment terhadap anak bisa berbentuk physical abuse, emotional abuse, sexual abuse dan neglect (pengabaian). Pengabaian dapat diartikan sebagai ketiadaan perhatian baik sosial, emosional dan fisik yang memadai, yang sudah selayaknya diterima oleh sang anak. Para psikiater yang terhimpun dalam Himpunan Masyarakat Pencegah Kekerasan Pada Anak di Inggris (1999) berpendapat, bahwa pengabaian terhadap anak juga merupakan sikap penyiksaan namun lebih bersifat pasif. Efek dari penyiksaan maupun pengabaian terhadap anak sama-sama mendatangkan akibat yang buruk
Pengabaian Terhadap Anak
Mengabaikan anak pun tergolong penyiksaan karena dengan pengabaian, anak tidak mendapatkan hak-hak mereka, entah itu hak untuk dicintai, untuk hidup, tumbuh, untuk mendapatkan pendidikan dan sekolah, rasa aman, kesehatan, perlindungan, memiliki masa depan, dsb. Membiarkan dan atau mendorong anak mengkonsumsi minuman keras, drugs (obat terlarang), rokok serta apapun yang berbahaya bagi kesehatan anak sudah tergolong tindakan pengabaian. Kita tidak bisa mengecilkan dampak pengabaian di bandingkan kekerasan karena sama-sama punya potensi merusak dan membahayakan kelangsungan hidup anak.
Faktor Penyebab
      1. Pola asuh yang tidak sehat
          Orang tua yang sangat otoriter, tidak memberikan peluang anaknya untuk berekspresi, 
          bahkan seringkali orang tua memaksakan kehendak pada anak tanpa melihat 
          compatibility dengan situasi , kebutuhan dan karakter anak.
2.  Karakter immature
Banyak dari pelaku tindakan kekerasan ini adalah orang tua yang kekanak-kanakkan.

3.  Problem emosional
Problem berkepanjangan yang tidak selesai bisa menyebabkan stress hingga melampaui ambang batas daya tahan mental orang tua yang memicu baik tindakan kekerasan maupun pengabaian.

4.  Penggunaan obat terlarang
Keluarga yang alkoholis cenderung lebih tidak stabil dan tidak dapat diramalkan perilakunya. Segala aturan main dapat saja berubah setiap waktu, dan seringkali mudah mengingkari janji-janji yang pernah dibuat.

5.  Masalah kejiwaan orang tua
Masalah kejiwaan yang menghinggapi salah satu dari orang tua sudah tentu membawa dampak bagi pertumbuhan dan perkembangan jiwa anak-anaknya.

6.  Masalah perkawinan
Salah satu kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah merasakan hubungan yang hangat dan penuh dengan kasih sayang yang diperoleh dari orang-orang yang dicintai. Namun tidak selamanya setiap orang dapat merasakan hal ini, terutama jika mereka berada dalam keluarga yang mengalami masalah pelik yang tidak hanya mempengaruhi keharmonisan keluarga, namun pengaruhnya sampai pada kehidupan emosional para anggotanya.
7.  Problem pribadi lainnya
Jaman sekarang ini banyak masalah yang bisa dijadikan alasan tindakan emosional dan irasional seseorang, seperti krisis ekonomi, terlilit hutang, harga barang naik, harga sewa naik, sementara harga diri turun karena tidak punya pekerjaan dan penghasilan. 

Selain itu trauma pada anak susah untuk disembuhkan, karena anak pada saat dewasa cenderung akan memakai cara pengajaran yang sama terhadap anak-anaknya kelak. Berikut faktor-faktor dari dampak penyiksaan dan pengabaian terhadap anak :

Dampak Child Abuse 
Menurut berbagai lembaga penanganan terhadap anak-anak yang mendapat perlakuan negatif dari orang tua, ada beberapa faktor yang mempengaruhi besar kecilnya dampak atau efek dari penyiksaan atau pengabaian terhadap kehidupan sang anak. Faktor-faktor tersebut adalah:
·         Jenis perlakuan yang dialami oleh sang anak
·         Seberapa parah perlakuan tersebut dialami
·         Sudah berapa lama perlakuan tersebut berlangsung
·         Usia anak dan daya tahan psikologis anak dalam menghadapi tekanan
·         Apakah dalam situasi normal sang anak tetap memperoleh perlakuan atau pengasuhan yang wajar
·         Apakah ada orang lain atau anggota keluarga lain yang dapat mencintai, mengasihi, memperhatikan dan dapat diandalkan oleh sang anak

Sekian review saya mengenai “Penyiksaan dan Pengabaian Terhadap Anak”, semoga review ini bermanfaat. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Terima kasih...

sumber:

Senin, 19 Desember 2011

Internet dan Psikologi

Internet Dalam Psikologi

Pada jaman sekarang ini peran internet terasa begitu penting, dimana seseorang dapat dengan mudah mengakses apapun dengan hanya sekali klik. Revolusi komputer dan internet yang semakin berkembang ini yang membuat setiap orang melakukan aktivitas didunia maya, komunikasi, belajar, bermain, atau bahkan bekerja. begitu banyak informasi dan fasilitas yang tersedia. Begitu juga di dalam psikologi, kita tidak perlu repot-repot mencari refrensi buku, bertanya pada psikolog-psikolog. Karena anda dapat mengakses situs psikologi dengan internet, dimana salah satu situs terkenal di Indonesia adalah www.e-psikologi.co.
E-psikologi adalah website yang dikelola oleh beberapa praktisi di bidang sumber daya manusia dengan didasarkan pada pemikiran untuk mengembangkan peranan Psikologi dalam membantu pengembangan diri individu baik di dalam lingkungan sekitarnya maupun dalam organisasi. Tujuan pembuatannya website ini adalah :
1. Memberikan informasi Psikologi yang berguna
2. Ikut serta dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia
3. Menjadi mitra bagi yang membutuhkan solusi untuk masalah-masalah psikologisnya
Berikut contoh tampilan e-psikologi :


Dengan situs ini anda dapat mengetahui segala macam informasi mengenai psikologi. Mulai dari artikel-artikel psikologi, pembahasan tentang psikologi, dan di situs ini terdapat konseling online gratis. Situs ini memudahkan kita, apalagi terdapat konseling online gratis, mungkin bagi sebagian orang malu untuk pergi ke psikolog dan malu untuk menceritakan masalah yang sedang dihadapi. Dengan situs konseling ini kita dapat berkonseling tanpa harus malu berhadapan dengan psikolog, dan dengan lancar menceritakan masalah yang sedang dihadapi. Silakan mencoba :)

Rabu, 09 November 2011

Menganalisis Seseorang Melalui Foto

Pada kesempatan ini saya akan membahas menganalisis karakter melalui beberapa foto-foto seseorang di account jejaring sosial Facebook. Jika biasanya menilai karakter seseorang dengan cara bertemu langsung, namun yang akan saya bahas saat ini adalah menilai karakter seseorang melalui foto di account Facebook.
Saya akan membahas karakter salah satu teman saya di Facebook, sebut saja namanya “Ama”, berikut profil Ama.

Ama adalah teman SMP saya,  Ama yang saat ini menjadi mahasiswi di salah satu Perguruan Tinggi swasta di Jakarta gemar sekali berfoto dan mempublikasikan foto nya melalui share di Facebooknya.  Dengan melihat foto Ama, dapat disimpulkan Ama memiliki karakter periang, percaya diri, mudah bersosialisasi serta ekspersif, terlihat dari beberapa foto yang dishare dalam profil facebook Ama, berikut foto-foto Ama yang.
 Demikianlah hasil analisis saya mengenai karakter Ama melalui foto. Karena ini merupakan pendapat saya,  dan pendapat orang berbeda-beda maka mohon maaf bila ada kesalahan kata-kata. Terima kasih

Rabu, 26 Oktober 2011

MANFAAT INTERNET DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Manfaat Internet Dalam Kehidupan Sehari-hari

Manfaat internet saat ini sangat berperan besar dalam kehidupan, dengan internet kita bisa berhubungan dengan orang lain tanpa ada keterbatasaan ruang, waktu,  dan tempat. Jika mengingat jaman dulu, yang memakai internet ialah perkantoran dan kalangan atas saja berbeda dengan sekarang yang semua orang sudah dapat mengakses internet dengan mudah.
Teknologi internet hadir sebagai media / sarana yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara massal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Dengan adanya aplikasi teleconference, INTERNET juga dapat hadir secara real time audio visual seperti pada metode konvensional.
Manfaat Internet dalam Menciptakan Lapangan Usaha yang Baru
Dengan semakin luas perkembangan dunia INTERNET, dan juga semakin banyak orang mambutuhkan layanan Internet, maka timbullah peluang usaha yang baru antara lain :
- Warung internet ( warnet )
- Telepon dengan teknologi VoIP
- Penyedia layanan INTERNET / ISP ( Internet Service Provider )

Dalam dunia bisnis sekarang ini, manfaat internet juga semakin mendapat posisi yang penting. Ketika keterbatasan ruang dan waktu menghambat kerja bisnis, internet menjadi solusi yang tepat untuk mengatasinya. Misalnya contohnya seperti toko online yang sekarang banyak terdapat. Cukup hanya dengan mengakses internet kita bisa memesan barang atau menjual barang dari suatu produk dengan pangsa pasar yang sangat luas. Bahkan bisa hanya menjadi online marketing dari suatu barang milik orang lain, bisa menjadi penghasilan yang bagus. Sudah banyak kisah sukses para online marketing yang bergelut dalam dunia jual barang lewat internet.
Tentu semua juga ada dua sisi yang bertentangan, seperti halnya hampir semua hal di dunia. Ada sisi negatif dan positifnya. Begitu juga dengan adanya kemajuan teknologi internet, ada dampak negative yang harus di waspadai dan banyak dampak positif yang bisa kita ambil dari manfaat internet.

Harapan ke depan untuk internet
Harapan kedepannya semoga internet semakin maju, semakin mudah diaksesnya, dan semoga lebih aman untuk anak-anak.

Selasa, 03 Mei 2011

Tugas MTK & IAD : Televisi


TELEVISI

Televisi, kata itu mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal disebut dengan TV, tivi, teve atau tipi.

Dalam penemuan televisi, terdapat banyak pihak, penemu maupun inovator yang terlibat, baik perorangan maupun perusahaan. Televisi adalah karya massal yang dikembangkan dari tahun ke tahun. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, yaitu hukum Gelombang Elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik.
Jaman dulu tidak banyak orang yang memiliki televisi, sangat beda jauh bila dibandingkan dengan saat ini. Menjamurnya televisi saat ini di dukung oleh harga televisi yang relative murah dan mudah di jangkau. Serta stasiun-stasiun televisi yang sudah semakin banyak dibandingkan dengan jaman dulu yang hanya menyiarkan stasiun TVRI saja yang tidak menayangkan jam malam. Bahkan saat ini telah berkembang televisi berbayar atau yang sering disebut tivi kabel.
 Dan saya akan membahas keuntungan dan kekurangan akibat televisi, yaitu :
Kelebihan :
-         Masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan informasi dengan menonton tivi.
-         Bersifat menghibur.
-         Mengisi waktu luang.
-         Kecepatan dan keakuratannya dalam menyajikan berita, melebihi media .massa lainnya seperti surat kabar dan radio.
-         Menambah wawasan.
Kekurangan:
-         Membuat kita kecanduan menonton tivi.
-         Dampak negatif yang ditimbulkan kotak sihir ini jauh lebih besar ketimbang keuntungan yang diberikan
-         Hobi menonton televisi juga memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan badan
-         Tayangan keimanan semu
-         Secara sporadis, televisi ini merusak mental sekaligus pola pikir anak-anak tanpa pandang bulu.
-         Membuat kita terpengaruh dengan rekayasa yang dihadirkan pada televisi contohnya sinetron terutama anak-anak yang dibawah umur.


Selasa, 15 Maret 2011

Analisis Sifat Manusia Berdasarkan Letak Geografisnya


Analisis Sifat Manusia Berdasarkan Letak Geografisnya

 

SUKU BATAK

Watak orang batak terkenal dengan memiliki sifat yang tegas, keras, pemberani dan blak-blakan. Orang batak akan bicara blak-blakan tentang apa yang ingin ia katakan, mekipun terdengar pedas di telinga orang yang sedang di ajaknya bicara. Hidup di pesisir pantai membuat orang batak memiliki nada suara yang keras dan lantang, yang memaksa mereka bersuara tinggi agar suaranya tidak kalah dengan suara deburan ombak, serta jarak antara rumah yang satu dengan yang lain berjauhan. Orang batak memiliki rasa persaudaraan yang kuat dan mereka menyukai pertemuan-pertemuan yang dapat memperat tali persaudaraan.

Mereka tidak segan-segan untuk membantu saudaranya yang sedang kesusahan, apabila mereka sudah membantu tidak ada lagi kata setengah-setengah dalam membantu, mereka akan membantu secara menyeluruh dan tidak mengharapkan imbalan. Orang batak rata-rata memiliki tujuan hidup dalam benak mereka, dan tujuan tersebut dijadikan semangat dan acuan untuk diri mereka agar mereka menjadi orang yang lebih baik dari kamarin. Itulah sebabnya orang batak banyak yang berhasil dan bersekolah di tingkat pendidikan yang tertinggi.

 

SUKU SUNDA

          Orang sunda memiliki sifat yang berlawanan dengan orang batak, orang sunda memiliki nada suara yang halus dan lemah lembut. Orang sunda menjunjung tinggi sopan santun. Orang sunda yang tinggal di dataran tinggi rata-rata memiliki warna kulit putih dan halus. Mereka lebih memilih memendam keinginan mereka jika keinginan mereka terasa merugikan bagi orang lain.

          Orang sunda mayoritasnya beragama islam, dan mereka masih lekat akan tradisi-tradisi yang diyakininya, contohnya lengser pada saat perkawinan, pengajian 7 bulanan pada saat mengandung. Dan orang sunda senang sekali bersolek untuk kaum perempuannya. Dan sebagian masyarakat sunda mempunyai prinsip makan tidak makan yang penting kumpul.

          Orang sunda yang tinggal di dataran tinggi pada umumnya memiliki mata pencaharian bercocok tanam, karna tanah-tanah di dataran rendah subur sehingga dapat di tanami padi, jagung dan sebagainya.

 

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Batak

http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Sunda